Diam itu bukan berarti tidak melakukan apa-apa
Diam itu emas, kata orang
Tapi jika hanya diam, tidak akan jadi emas..
Diam itu bukan berarti bisu
Diam itu kaya, kata orang
Tapi jika hanya diam, tidak akan jadi kaya..
Diam itu bukan berarti tertekan
Diam itu mendengarkan.
Diam itu analisa.
Diam itu berpikir.
Diam itu mencari.
Diam itu menimbang.
Diam itu mengerti.
Diam itu memutuskan.
Diam itu berbicara.
Diam itu mengisyaratkan.
Diam itu bukan berarti tidak tahu,
diam itu mengetahui..
Ya..
Diam adalah permulaan.
Saat yang lain berpikir kita tidak bisa,
tunjukkan bahwa akan ada saatnya,
kita bisa..
My Idea
Hanya untuk diliat-liat, semoga bermanfaat...
Kamis, 09 Januari 2014
Senin, 24 Juni 2013
Aku
Aku takkan pernah tahu senja sore ini..
Aku takkan pernah tahu senja esok hari..
Aku takkan pernah tahu fajar yang menanti..
Bahkan aku tak ingat fajar yang tlah terjadi..
Embun tadi pagi pun aku tak tahu..
Entah kenapa aku hanya ingat sosokmu..
Apakah ini benar-benar aku?
Apakah aku benar-benar aku?
Aku sadar , aku tak bisa selamanya bohong..
Meski 1 jam saja sudah bertemu,
Satu jam berikutnya aku merindukanmu..
Aku selalu merindukanmu saat kau pergi..
Maafkan aku yang seperti ini..
Aku hanya..
Sayang padamu..
Aku takkan pernah tahu senja esok hari..
Aku takkan pernah tahu fajar yang menanti..
Bahkan aku tak ingat fajar yang tlah terjadi..
Embun tadi pagi pun aku tak tahu..
Entah kenapa aku hanya ingat sosokmu..
Apakah ini benar-benar aku?
Apakah aku benar-benar aku?
Aku sadar , aku tak bisa selamanya bohong..
Meski 1 jam saja sudah bertemu,
Satu jam berikutnya aku merindukanmu..
Aku selalu merindukanmu saat kau pergi..
Maafkan aku yang seperti ini..
Aku hanya..
Sayang padamu..
Label:
Poetry
Kamis, 30 Mei 2013
Artikel Pariwisata-SMAN 11 Yogyakarta
OMAH AYAM
PORSI SEDANG TAPI KENYANG
Ketika Anda kesulitan menemukan tempat makan siang
yang pas, warung makan kecil yang terletak di pinggir jalan ini dapat dijadikan
sebagai alternatif. Letaknya di Jalan Petung 30, Papringan, Kecamatan Depok
Sleman, Yogyakarta, berada di selatan Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Warung
makan ini juga membuka cabang di Jl. Babarsari Raya UPN Tambakbayan,
Yogyakarta. Warung makan utama yang menyediakan menu ayam dan bebek goreng
rempah tersebut telah berdiri sejak 31 Agustus 2012 lalu. Lokasi semula berada
di Dusun Nologaten (Utara Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta).
Penikmat kuliner dapat menuju ke sana dengan
kendaraan pribadi melewati pertigaan lampu merah Colombo ke kanan, kemudian
berbelok ke kiri setelah pos satpam dan lurus sampai menemukan perempatan
kedua. Setelah itu, Anda dapat berbelok ke arah kiri sampai menemukan
persimpangan jalan, lalu berbeloklah ke kanan. Lurus saja, sampai menemukan
warung makan “Omah Ayam Spesial Ayam dan Bebek Rempah” di kiri jalan. Tempat
itu cukup blusukan, namun rasa yang ditawarkan cukup mengenyangkan. Dengan ayam
dan bebek yang diungkep terlebih dulu, ditaburi dengan bumbu rempah yang khas,
plus sambal ijo maupun merah yang pedas, membuat menu ini lezat untuk santap
siang Anda.
Seporsi ayam rempah, dengan 1 buah ayam rempah (bisa
dipilih), nasi hangat, lalapan, dan sambal hanya menghabiskan kocek Rp
8.000,00-an saja. Ditambah minuman pelengkapnya seperti jeruk atau teh hangat
seharga Rp 2.000,00, Anda cukup membuang kocek kurang lebih Rp 10.000,00 saja!
Cukup murah dan mengenyangkan menurut saya. Warung makan ini juga menerima
pesanan berupa box hantaran yang berisi 1 buah ayam rempah (bisa dipilih),
nasi, lalapan, dan sambal, dipatok harga sekitar Rp 10.000,00-an saja. Namun
maaf untuk menu bebek rempah, saya tidak dapat mendeskripsikan harga karena
saya belum pernah memesan. Jika Anda tidak sempat makan di tempatnya, Anda juga
bisa memesan ayam rempah atau bebek rempah untuk dibungkus beserta lalapan dan
sambal. Tetapi jika Anda memesan ayam rempahnya saja Anda perlu menyiapkan
kocek sebesar Rp 7.000,00.
BY: INOVIEKA RIZKA LISTANTYA PUTRI
XI A 5 - SMA N 11 YOGYAKARTA
Label:
Article
Kamis, 24 Mei 2012
My Words
My words..
Tomorrow, when everything's past, I should tell you..
About my heart, about my feel to you..
I'm sorry if I can't tell you the truth..
Because all this mask, was made for your kindness..
For now,
Maybe I can tell the lies..
But all this things, were given to make you learn..
Because love,
Never lies,
Never judge,
Never hate,
And never broke..
Thanks to understand me..
Thanks for your patient to me, for all the time..
I just can say,
I'll always love you,
'Cause you're my best friend, I've ever had..
Tomorrow, when everything's past, I should tell you..
About my heart, about my feel to you..
I'm sorry if I can't tell you the truth..
Because all this mask, was made for your kindness..
For now,
Maybe I can tell the lies..
But all this things, were given to make you learn..
Because love,
Never lies,
Never judge,
Never hate,
And never broke..
Thanks to understand me..
Thanks for your patient to me, for all the time..
I just can say,
I'll always love you,
'Cause you're my best friend, I've ever had..
Label:
Poetry
Kamis, 03 Mei 2012
Elegi
#Woww.. Baru nyadar aku udah nggak posting blog setengah tahun lamanyaa.. Jadi, sekarang aku kangen buat posting lagi.. And now, menilik dari kebiasaan seseorang yang lagi galau, nampaknya aku baru punya tanda-tanda "penyakit" itu. Katanya, orang yang suka galau, lebih gampang terserang kanker. Entah itu konotasi atau fakta, tapi aku belum tau. Memang yang penting, jangan banyak galau yaa. Because, tak baik kalau terus berharap pada sesuatu yang fana ^^ Okay, this is my words..#
Elegi
Jika banyak yang menyukai pagi,
aku lebih memilih senja..
Karna jingga itu menghanyutkanku..
Jika banyak yang menyukai canda,
aku lebih memilih bungkam..
Karna tanpa kata, aku bisa merasa..
Saat ini, aku diam..
Saat ini, aku melukis hitam..
Aku tak mengerti apa yang harus kulakukan..
Karena smua dalam elegi..
Karena aku dalam elegi..
Jika ada dalam 2 pilihan,
mana yang akan kau pilih?
Bagaimana dengan 3, atau 5,
atau bahkan banyak pilihan,
mana yang mau kau pilih?
Karena aku dalam elegi..
Dan hatiku dalam elegi..
Elegi..
Apakah, itu tanda?
Bahwa aku menyukainya?
Apakah itu suara hati?
Bahwa aku bertanya,
aku menyayanginya?
Elegi..
Lagu kesedihanku..
Elegi..
Lantunan air mataku..
Elegi ini, hanya untuknya..
Yang mungkin tak anggapku di matanya..
Saat ini, aku diam..
Saat ini, aku melukis perih..
Namun, dalam bungkam ini,
aku hanya ingin ucapkan,
Ku kan selalu menyayangimu..
Meski dirimu, tak melihatku di hatimu..
Label:
Poetry
Senin, 19 September 2011
Opening...
The opening of my stories, my poems, my creations, and my opinions..
Ehm, gimana ya? Ya pokoknya saya akan akan meluangkan waktu saya kembali untuk menulis-nulis dan mencorat-coret di blog tidak mewah ini... Akan tetapi, mungkin waktunya bukan hari ini, melainkan besok atau lusa. Karena sebenarnya, masih banyak hal yang harus saya tempuh yaitu u-l-a-n-g-a-n... Begitulah.. Dan yang paling utama, saya akan menulis suatu curahan hati saya, yang mungkin sudah terjadi sejak beberapa hari lalu, namun saya baru bisa mengungkapkan saat ini. Ya... Hanya beginilah izin dari saya, jadi semua teman-teman yang selama ini sudah menjadi teman saya, harap maklum karena saya sudah lama tidak posting... Sekian..
Arigato gozaimasu....
Label:
Story
Langganan:
Postingan (Atom)